Pagelaran Wayang Kulit dan Gebyar Seni 4 Malam Siap Meriahkan Bersih Desa Kedungbanteng

Screenshot_20260626-074527

Malang, Update News.com– Suasana menyambut Senin Pahing, 13 Muharram 1448 Hijriah atau 29 Juni 2026, di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang akan terasa sangat istimewa. Desa berpenduduk sekitar 7.300 jiwa ini siap menggelar tradisi tahunan Bersih Desa secara meriah dengan puncak acara pagelaran wayang kulit semalam suntuk.Bersih Desa tahun ini mengusung tajuk “Bangkit dan Berdaya”, serta tema “Nyawiji Ing Tradisi Makmur Ing Panguripan Tentrem, Muliyo Nggayuh Rahayu”.

Mewakili Kepala Desa Kedungbanteng Ariv Iskandar Fatoni SE, Sekretaris Desa Kedungbanteng, Rita Lutfhiyah, mengungkapkan bahwa agenda rutin setiap bulan Suro ini merupakan simbol rasa syukur atas limpahan nikmat, rezeki, keselamatan, dan ketenteraman dari Tuhan.”Selain ucapan syukur, acara ini menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga dan mengenang jasa para pendiri desa,” ujar Rita.Gotong Royong dan Swadaya MasyarakatKeberhasilan agenda besar ini tidak lepas dari kekompakan dan swadaya murni masyarakat Kedungbanteng. Untuk memastikan acara berjalan lancar dan tertib, pembentukan panitia dilakukan secara bergilir di setiap RW.

Screenshot_20260626-074438“Untuk kepanitiaan acara Bersih Desa tahun 2026 ini, giliran jatuh kepada RW 4 yang diketuai oleh Bapak Waluyo Hadi Santoso,” tambah Bu Sekdes.Rita berharap, melalui momentum ini, warga Desa Kedungbanteng bisa semakin guyub rukun, semangat, dan bersatu dalam membangun desa menuju Kedungbanteng Bangkit dan Berdaya.

Rangkaian Kegiatan Bersih Desa Kedungbanteng 2026, acara ini dikemas dalam rangkaian kegiatan yang padat dan melibatkan seluruh elemen masyarakat: Acara Sakral & Religius (Minggu, 28 Juni 2026) Khatmil Qur’anZiarah ke makam leluhur desaTasyakuran, tahlil, dan doa bersama2. Upacara Adat & Seni (Senin, 29 Juni 2026) Persiapan selamatan desa Penampilan gebyar seni oleh lembaga pendidikan (TK, SD, dan lainnya) Kirab tumpeng Ruwatan desa.

Puncak Acara: Wayang Kulit Semalam Suntuk (Senin Malam, 29 Juni 2026) Dalang: Ki Paksi Candra Wibatsu (asal Solo) Bintang Tamu: Novi Guyon Maton, Nada Guyon Maton, dan Gareng NjajakSambung Gebyar Kesenian Lokal 4 Malam Berturut-turut Tidak berhenti di malam puncak, kemeriahan Bersih Desa Kedungbanteng akan berlanjut dengan panggung gebyar kesenian lokal selama empat malam berturut-turut pada awal Juli: Rabu, 1 Juli 2026: Penampilan Satria Muda dan Karya Muda Budaya Kamis, 2 Juli 2026: Penampilan Turonggo Bahwana dan Budi Saputra Jumat, 3 Juli 2026: Penampilan Sri Budi UtamaSabtu, 4 Juli 2026: Penampilan penutup oleh Putra Manggala dan Mahesa Putra.

 

Jurnalis: H. Mansyur
Editor: Diky Prasetyo