Grebek Suro Desa Simojayan, Ratusan Warga Arak Tumpeng Menuju Punden
Malang, Update News.com – Ratusan warga Desa Simojayan, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, menggelar tradisi Grebek Suro dalam rangka memperingati tanggal 1 bulan Muharram, Jumat (26/06/2026).
Acara yang berlangsung sakral ini diisi dengan mengarak tumpeng, gunungan hasil bumi, dan sesaji dari Balai Desa menuju Punden atau makam leluhur cikal bakal desa.
Kepala Desa Simojayan, HM. Kholili, menjelaskan bahwa arak-arakan tumpeng menuju punden ini merupakan wujud rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah rezeki dan hasil panen yang melimpah. Selain itu, ritual sambang punden ini menjadi bentuk penghormatan untuk mendoakan para leluhur pembuka desa (babat alas).
“Kami memanjatkan doa di punden agar warga desa selalu diberikan kedamaian, kesuburan tanah, terhindar dari mara bahaya, dan kehidupan yang sejahtera. Yang tak kalah penting adalah mengembangkan kebersamaan warga serta melestarikan warisan tradisi leluhur agar tetap relevan bagi generasi penerus,” ujar Kholili melalui pesan suara (voice note).Kholili menambahkan, doa bersama di punden tersebut ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW beserta para sahabat, serta para pahlawan yang telah berjasa bagi Desa Simojayan.
Momentum tanggal 1 Suro yang juga dikenal sebagai lebaran anak yatim ini dimanfaatkan pemerintah desa untuk memperbanyak sedekah. Selepas ritual doa bersama, acara dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada seluruh anak yatim di Desa Simojayan.
Acara tradisi budaya dan ritual sakral ini dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, seluruh warga desa tanpa terkecuali, serta jajaran Muspika Ampelgading.
Jurnalis: H. Mansyur
Editor: Diky Prasetyo
