Usai Ditinjau, Pemkab Malang Pastikan Perbaikan Kelas SDN 1 Srigonco Dimulai Tahun Ini

Screenshot_20260723-175008

MALANG, Update News.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memastikan akan memperbaiki ruang kelas SD Negeri 1 Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, yang rusak akibat proyek pelebaran jalan nasional. Selain itu, pemerintah juga akan membangun pagar pengaman di sisi sekolah yang berbatasan langsung dengan jalan.

Kepastian tersebut disampaikan setelah jajaran Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang meninjau langsung kondisi sekolah yang sebelumnya menjadi sorotan publik karena ruang kelasnya terdampak proyek pelebaran jalan.

Staf Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang, Novin S., mengatakan hasil peninjauan akan segera dilaporkan kepada pimpinan sebagai dasar pelaksanaan perbaikan.

“Ruang kelas yang terdampak akan kami sampaikan kepada pimpinan. Insyaallah tahun ini akan segera dilakukan perbaikan. Selain itu, kami juga akan membangun pagar di sisi sekolah yang terdampak pelebaran jalan sebagai upaya meningkatkan keamanan dan keselamatan para siswa,” kata Novin saat meninjau lokasi, Kamis (23/7/2026).

Menurut Novin, pagar yang akan dibangun memiliki panjang sekitar 30 meter. Sementara ruang kelas yang akan diperbaiki berukuran sekitar 7 x 7 meter.

Namun, ia belum dapat memastikan besaran anggaran yang akan dialokasikan karena masih menunggu keputusan pimpinan Dinas Cipta Karya.

Sebelumnya, salah satu ruang kelas SD Negeri 1 Srigonco terpotong akibat proyek pelebaran jalan nasional. Hingga proyek selesai dikerjakan, kondisi ruang kelas tersebut belum mendapat penanganan sehingga mengganggu aktivitas belajar mengajar.

Kepala SD Negeri 1 Srigonco, Kuma’yah, mengatakan hanya satu ruang kelas yang terdampak langsung. Meski demikian, kondisi itu memengaruhi proses pembelajaran bagi siswa kelas IV.

“Saat ini jumlah siswa kami sebanyak 125 anak. Khusus kelas IV yang berjumlah 18 siswa, kegiatan belajar mengajar sempat dipindahkan ke mushala sekolah. Namun karena kurang memadai, akhirnya dipindahkan ke ruang laboratorium agar pembelajaran tetap berjalan dengan nyaman,” ujar Kuma’yah.

Ia menyambut baik langkah Pemkab Malang yang akan memperbaiki ruang kelas sekaligus membangun pagar pengaman.

Menurutnya, keberadaan ruang kelas yang layak dan pagar pengaman sangat dibutuhkan agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman, terutama karena posisi sekolah berada di tepi jalan nasional.

Pihak sekolah berharap proses perbaikan dapat segera direalisasikan sehingga para siswa kembali memperoleh fasilitas pendidikan yang memadai tanpa terganggu dampak pembangunan infrastruktur.

Jurnalis: Edy

Editor: Diky Prasetyo