Parade Drumband Meriahkan Wisuda 174 Siswa Yayasan Darul Huda, Kemenag dan Bupati Malang Beri Apresiasi
MALANG, UPDATE NEWS.COM – Parade drumband kebanggaan Yayasan Darul Huda Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, sukses memeriahkan prosesi wisuda 174 siswa pada Rabu (17/6/2026).
Ratusan wisudawan tersebut berasal dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan yayasan, mulai dari Raudlatul Atfal (RA/setara TK), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).
Momen khidmat sekaligus meriah ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Malang, Drs. HM. Sanusi, MM. Melalui akun resmi Pemerintah Daerah Kabupaten Malang, Bupati Sanusi menyampaikan ucapan selamat dan menaruh harapan besar agar para lulusan mampu berkontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Selamat dan sukses atas terselenggaranya Haflah Akhirussanah Yayasan Darul Huda Klepu. Momentum ini bukan sekadar masa berakhirnya waktu belajar, melainkan sebuah gerbang awal bagi anak-anakku sekalian untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi serta mengamalkan ilmu yang telah didapat di tengah-tengah masyarakat,” ujar Sanusi.
Bupati juga memuji konsistensi Yayasan Darul Huda dalam mencetak generasi muda Kabupaten Malang yang cerdas secara intelektual, berakhlakul karimah, berqur’ani, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat. Ia berpesan agar para siswa terus belajar mengejar cita-cita serta selalu menjaga nama baik almamater dan orang tua.
Apresiasi senada datang dari H. Sonhaji, S.Ag., MH., Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Malang. Sonhaji menilai perhelatan Haflatul Imtihan ini merupakan wujud syukur atas tuntasnya tahun ajaran 2025-2026.
“Semoga Yayasan Darul Huda beserta seluruh unit lembaga pendidikan yang ada bertambah maju, sukses, dan menghasilkan lulusan-lulusan berkualitas serta ilmu yang bermanfaat,” harap Sonhaji.
Diwawancarai terpisah, Ketua Yayasan Darul Huda, Drs. H. Abdul Rahman, menjelaskan bahwa yayasan yang dipimpinnya telah berdiri sejak tahun 1965 di Desa Klepu. Selama enam dekade, yayasan ini konsisten mengawal perjalanan sejarah pendidikan Islam di wilayah tersebut.
Pria yang akrab disapa Abah Dur ini menyebutkan bahwa wisuda bersama lintas jenjang merupakan agenda tahunan untuk mempererat silaturahmi, merayakan kelulusan, sekaligus memupuk motivasi belajar siswa.
Memasuki usia ke-60 tahun, mantan anggota DPRD Kabupaten Malang ini menegaskan komitmen yayasan untuk terus relevan dengan menyeimbangkan prestasi akademik dan non-akademik.
“Kami juga melestarikan warisan budaya seperti kesenian angklung di tingkat MI untuk memperkuat karakter sosial dan diplomasi budaya. Selain itu, yang tak kalah penting adalah program Tahfidz Al-Qur’an. Hari ini beberapa siswa juga mengikuti wisuda Juz 30 sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi para penghafal Al-Qur’an,” ungkap Abah Dur optimis.
Yayasan yang didukung oleh 52 tenaga kependidikan ini juga rutin menerapkan pembiasaan salat dhuha berjamaah. Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter disiplin, melatih spiritualitas sejak dini, serta menjaga ketenangan siswa dalam menuntut ilmu.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Muspika Sumbermanjing Wetan, Pengawas Pendidikan Kecamatan Pamuji, S.Pd., M.Pd., pengawas dari Kemenag Kabupaten Malang, kepala sekolah sekitar, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh wali murid.
Menutup rangkaian acara, Kepala Madrasah Aliyah (MA) Darul Huda, Nurwahid Hasyim, ST., menitipkan pesan mendalam bagi para alumni yang dilepas hari itu.
“Mudah-mudahan anak-anak kami dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kami berharap lulusan MA Darul Huda bisa membawa manfaat bagi masa depan mereka sendiri maupun bagi masyarakat dengan tetap menjaga akhlakul karimah,” pungkasnya.
Jurnalis: H. Mansyur
Editor: Diky Prasetyo
